Angkat Besi Guryeva Memenangkan Medali Olimpiade Pertama Turkmenistan – The Diplomat

Angkat Besi Guryeva Memenangkan Medali Olimpiade Pertama Turkmenistan – The Diplomat

Polina Guryeva sejak Turkmekistan melaksanakan selebrasi tamam acungkan logam jam bersaing jeluk bagian acungkan logam 59kg puti, dekat Olimpiade Musim Panas 2020, Selasa, 27 Juli 2021, dekat Tokyo, Jepang.

Kredit: Foto AP/Luca Bruno

Berpenduduk senggang lalu tertahan sejak sepihak buntal kosmos pendatang, Turkmenistan kesudahannya memboyong medalion Olimpiade pertamanya per kelepasan sejak Uni Soviet.

Atlet acungkan logam Polina Guryeva memboyong medalion selaka menjelang kampung Asia Tengah itu dekat Olimpiade Tokyo ala musim Selasa, lalu lewat menaksir ia bakal membukukan cerita kampung itu.

“Saya terbangun akibat ini ialah medalion Olimpiade prima jeluk cerita orang biasa Turkmenistan. Ini medalion prima, yg abdi menangkan. Tidak tersedia olah tubuh dekat Turkmenistan yg memegang medalion, tak tersedia wahid medalion pula,” tegas Guryeva, 21 warsa. “Saya intelek abdi suah menempuh cerita Turkmenistan beserta memboyong medalion. Aku benar-benar shock.”

Guryeva menyandang seluruhnya 217 kilogram jeluk kelas 59 kilogram, mengatasi Mikiko Andoh sejak Jepang menjelang bekas kedua. Kuo Hsing-Chun sejak Taiwan mengait aurum beserta menyandang 236 kg.

Guryeva, yg mengecap Kuo selaku “idolanya” lalu menyerupai latihannya, menaiki letak ke-28 dekat pertandingan kosmos 2019 serta berdampingan wahid kelas tegang kian semampai. Atas arahan pelatihnya, ia menyedot pengunduran Olimpiade wahid warsa yg disebabkan sama endemi virus corona menjelang menggubah kembali, melabuhkan posisi lalu belajar kian solid sejak sebelumnya.

Menikmati gubahan ini? Klik dekat sini menjelang berlangganan menjelang kunci asak. Hanya $5 tiap-tiap kamar.

“Ketika endemi dimulai, abdi tak memegang waktu menjelang celus,” katanya. “Pada kamar Oktober, abdi turun lalu tiba belajar. Dan abdi diri ke Kejuaraan Asia dekat Uzbekistan, menyandang seluruhnya 211, lalu lewat abdi mendengar waktu menjelang diri ke Olimpiade. Dan lewat abdi tiba belajar kian solid tambah menjelang membaca medalion ini.”

Guryeva bakal pulang ke negaranya yg kerap senggang berkorelasi beserta kosmos pendatang, namun berupaya mengukir jenama menjelang dirinya mufrad dekat kosmos olah tubuh. Negara yg congah bakal angin itu mengirim rangkap peraih medalion ke barisan Olimpiade Uni Soviet menjelang Olimpiade 1956 lalu 1960 namun keberhasilannya senggang berjalan per itu.

Menjadi junjungan rompok pertandingan kosmos acungkan logam 2018 dekat himpunan olah tubuh trendi yg melimpah ruah dekat ibunda praja, Ashgabat, melukiskan lupa wahid sikap menjelang menaikkan figur kampung tertulis. Presiden adikara Turkmenistan, Gurbanguly Berdimuhamedov, ialah peminat bersepeda lalu kampung itu lagi dijadwalkan mengatur pertandingan balap pit warsa ini, namun mereka dipindahkan akibat endemi.

Pemerintah Turkmenistan menjelaskan tak tersedia kisah COVID-19 namun suah mengikat vaksinasi.

Bagi Kuo, keunggulan itu akan menghandel wahid babak medalion pertandingan transenden. Lifter Taiwan itu kesudahannya melebarkan aurum Olimpiade ke catur sebutan dunianya.

“Saya memegang segenap peranan sambil. Sekarang abdi benar-benar meriah,” katanya melangkahi pengalih bahasa.

Andoh menyandang seluruhnya 214 kg menjelang gangsa selangkan segala apa yg lewat ia ungkapkan ialah terai lara yg membandel dekat kakinya. Ketika ia menghandel kontes, ia tercemplung ke butala dekat buat pentas serta mesem lalu dibantu sama pelatihnya.

Blog