Apa Arti Olimpiade jatah Jepang – The Diplomat

Apa Arti Olimpiade jatah Jepang – The Diplomat

Majalah

Jepang suah bergeming atas Gerakan Olimpiade dari teater dimulai. Mengapa?

Bendera Olimpiade selanjutnya ular-ular Jepang bergelebar masa apel preambul dalam Stadion Olimpiade atas Olimpiade Musim Panas 2020, Jumat, 23 Juli 2021, dalam Tokyo, Jepang.

Kredit: AP Photo/David J. Phillip

Sejak Maret 2020, tempo Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo selanjutnya Komite Olimpiade Internasional (IOC) selaku formal setujuan akan memurukkan Olimpiade Musim Panas Tokyo 2020, Jepang suah melalui warsa yg tak terselip duanya berkualitas cerita Olimpiade.

Sekelompok pencetus halus tapi suara (sopan dalam berkualitas tanah air dalam Jepang selanjutnya antarbangsa) memandang pengelolaan Tokyo semenjak teater tertulis dari prasaran kampiun diumumkan atas warsa 2013, per bermacam ragam asas akan protes mereka. Banyak yg duka buat kasus bumi, kesegaran rakyat, kemasyarakatan, selanjutnya perdagangan yg mendalam yg usah ditangani sesudah guncangan buana Tohoku, tsunami, selanjutnya kerusakan generator nuklir 2011, berkat kepeng selanjutnya pengindahan dialihkan semenjak kuasa eliminasi dalam timur bahar Jepang selanjutnya ke Olimpiade Tokyo. reformasi prasarana. Yang beda keluhan per keteguhan gentrifikasi yg kian selebu selanjutnya transportasi rakyat terpinggirkan yg melampiri sayup segala teater buntal latihan jasmani. Takhayul dalam panggung sosok Jepang, terkira bekas Perdana Menteri (selanjutnya homo- darab Olimpiade) Aso Taro, menyarankan Olimpiade Tokyo 2020 dikutuk, per sedemikian itu mumbung kecacatan jemaah selanjutnya perbalahan yg mencuat berkualitas prosedur perencanaan.

Setelah pengunduran diumumkan atas Maret 2020, keramaian halus pencetus yg memandang Olimpiade selaku sensasional meningkat sangkat menerkam liga selebu sosok selanjutnya kantor yg mengeja kemasygulan buat Olimpiade yg berputar terus tempo wabah COVID-19 malar sebagai kasus yg sebagai pengindahan mendunia. Terlepas semenjak penolakan mendunia selanjutnya regional, IOC selanjutnya Komite Penyelenggara Jepang tak menyabot teater tertulis selanjutnya Upacara Pembukaan yg ramal keruh berlantas sonder kejadian atas 23 Juli. Suara pengunjuk mengalami dalam perantau gelanggang yg sayup sedikit bisa terbetik, selanjutnya surat kabar COVID-19 Jumlah -19 dalam celah olahragawan Olimpiade, hubungan Olimpiade, selanjutnya rakyat ijmal dalam Jepang segera menyusun.

Apakah teater tertulis mau dikenang demi menara suar kesamaan selanjutnya kebersamaan yg diharapkan sama pengatur, ataupun demi tragedi kesegaran rakyat yg meleset peraturan, lagi wajib dilihat. Kita paham bahwa Olimpiade Tokyo 2020 yg ditunda mau dikenang kian semenjak semata-mata aktivitas atletis perantau lazim yg kita membulat selaku online selanjutnya dalam televisi (tak sepantun Olimpiade Tokyo 1964, benar-benar sececah pengamat yg bisa menatap teater tertulis selaku serentak). Para penanggap suah menjuluki ini demi “Game Virus Corona.”

Sementara Olimpiade sinambung “kian semenjak sekedar mainan”, peran serta Jepang per Gerakan Olimpiade semasih seera final selanjutnya sangkat masa ini suah sarat per takrif selanjutnya cerapan selanjutnya bisa mengasih paham kita mumbung berkenaan kemasygulan selanjutnya kemauan spesies yg kian selebu.

Sementara paruh pemegang tak bisa mengandaikan bahwa Jepang mau sebagai negeri majikan dewan mula-mula yg memurukkan Olimpiade, Jepang sama dengan negeri per cerita tinggi “yg mula-mula” berkualitas Gerakan Olimpiade. Setelah Olimpiade baru dimulai atas warsa 1896 demi teater partikular adam Eropa-Amerika, atas warsa 1909 Jepang sebagai negeri Asia mula-mula yg menyimpan kaum yg bekerja dalam IOC. Tak durasi peng-hujung sebagai negeri Asia mula-mula yg mengirim olahragawan adam ke Olimpiade atas warsa 1912, selanjutnya seorang olahragawan perempuan atas warsa 1928 (seorang perempuan Jepang memimpin lencana galuh berkualitas tanding menyebelah 800 meter mula-mula akan perempuan dalam Olimpiade).

Jepang sama dengan negeri Asia mula-mula yg dipilih akan sebagai majikan dewan Olimpiade atas warsa 1940, walaupun kesimpulannya kelenyapan sahih itu (selanjutnya Olimpiade 1940 kesimpulannya dibatalkan sesuai seluruhnya). Setelah Perang Dunia II, Tokyo pula memimpin sahih akan sebagai majikan dewan Olimpiade Musim Panas atas warsa 1964. Jepang sama dengan negeri Asia mula-mula yg sebagai majikan dewan Olimpiade Musim Dingin dalam Sapporo atas warsa 1972, yg mula-mula sebagai majikan dewan Olimpiade Musim Dingin kedua dalam Nagano atas warsa 1998, selanjutnya merilis separuh prasaran yg puatang kembali sebelum sebagai negeri Asia mula-mula yg sebagai majikan dewan Olimpiade Musim Panas keduanya per prasaran warsa 2020 yg wijaya.

Peran pemuka selanjutnya dahaga yg sayup pasti akan sebagai majikan dewan teater ini membangunkan perbincangan: Mengapa Jepang sedemikian itu bergeming atas Gerakan Olimpiade dari teater dimulai?

Blog