Apple Daily Tetap Hidup dalam Taiwan Setelah Penutupan dalam Hong Kong – The Diplomat

Apple Daily Tetap Hidup dalam Taiwan Setelah Penutupan dalam Hong Kong – The Diplomat

Kekuatan Cina | Masyarakat | Asia Timur

Taiwan serta menganjur diplomatnya pada Hong Kong epilog pasar lampau selesai administratur praja mewajibkan mereka buat menolong desakan “mono- China” Beijing.

Petugas penjaga keamanan menempatkan suratan nasib pengamatan dalam asing basis Apple Daily dalam Hong Kong, Kamis, 17 Juni 2021.

Kredit: Foto AP/Kin Cheung

Apple Daily nomor Taiwan memadahkan ala musim Kamis bahwa pihaknya hendak langsung main sedangkan menumpang tinggal penyudahan nota pengumuman saudaranya dalam Hong Kong.

Pemerintah Taiwan menyeranah sikap penguasa Hong Kong buat melumpuhkan kapital Apple Daily, nunggangi qanun ketenteraman domestik tebal hati yg diberlakukan sama Beijing buat memberi penyudahan nota pengumuman pro-demokrasi.

Apple Daily mengacu nota pengumuman terakhirnya dalam Hong Kong ala musim Kamis. Perusahaan meniadakan notifikasi nota pengumuman cetaknya dalam Taiwan ala Mei, lamun perseroan biang Next Digital memadahkan bedah online-nya tak hendak termakan.

Jimmy Lai, yg menegakkan Apple Daily ala 1995 pula memegang titel Hong Kong pula Taiwan, ala April dijatuhi padahan 14 kamar hotel prodeo lantaran menceburkan diri bernas keberatan pro-demokrasi. Polisi Hong Kong menciduk jabatan Apple Daily pasar lampau pula menyerkap lima administrator, ganda dalam antaranya didakwa bersumber pada qanun ketenteraman domestik.

Dewan Urusan Daratan Taiwan, yg menderetkan saluran bersama-sama China pula wilayahnya, memadahkan ala musim Kamis bahwa pihaknya merasa “sekali menyesal pula menyeranah” pembungkaman perangkat pro-demokrasi dalam Hong Kong.

Menikmati esai ini? Klik dalam sini buat berlangganan buat kemungkinan peres. Hanya $5 masing-masing kamar.

“Insiden yg tak profitabel ini tak saja memetik gegenta ajal kirim kelonggaran pers, notifikasi pula bercakap dalam Hong Kong, lamun serta membolehkan komunitas mondial buat meramalkan tunggal totalitarianisme pula otokrasi pemerintahan Partai Komunis,” katanya.

Namun, outlet perangkat hendak teguh serupa dalam Taiwan. Next Digital sebelumnya mencari akal buat memasarkan nomor Taiwan-nya, lamun lembaga panglima memadahkan ala kamar April bahwa perdagangan tak juga selaku keinginan terbaiknya.

Taiwan belum lama selaku seroma sarung bungker kirim reporter yg sebelumnya ditempatkan dalam China pula Hong Kong. Banyak yg selaku berhasil dipaksa berangkat selesai menyebabkan esai yg reaktif atas pemungkiran sah fundamental anak Adam Beijing, penindasannya atas taun mula virus corona, pula kegiatan kerasnya dalam Hong Kong.

Akhir pasar lampau, Taiwan menganjur diplomatnya pada jabatan perwakilannya dalam Hong Kong selesai sayap berwajib dilaporkan menyedang mewajibkan mereka buat mengakui tindasan yg menyetujui desakan kedaerahan “mono- China” Beijing bagi Taiwan.

Dewan Urusan Daratan memadahkan ala musim Senin bahwa mereka tak hendak juga angsal mengirim karyawan ke Hong Kong, meminta bahwa pemerintahnya pernah menuntut mungkin administratur Taiwan yg menolak buat mengakui tindasan tercatat ekspres membelakangi praja.

“Tujuan mereka persis yaitu buat mengecilkan mutu domestik saya pula mewajibkan karyawan saya buat kecundang ala pengaruh Beijing,” celoteh presiden lembaga Chiu Tai-san menjelang kuli tinta.

Dewan memadahkan kantornya dalam Hong Kong hendak teguh main lamun hendak “menyamakan proses pengurusan bisnisnya.”

Kantor delegasi Hong Kong dalam Taiwan menangguhkan operasinya kamar lampau, menyalahkan Taiwan serta sabur bernas politiknya pula menetralkan buat mengakomodasi pengunjuk menemui “kekejian”. Taiwan berselindung mengakomodasi ahli Hong Kong yg menyambar pribadi pada dukuh praja itu buat meninggalkan pemfitnahan.

Kantor Makau mengikutinya bersama-sama menangguhkan operasinya tunggal minggu lampau.

Pemerintah Hong Kong menyalahkan Taiwan “menyemakkan piawai pula lupa” pula bertarik urat bahwa dermawan Hong Kong maupun Taiwan hak “mono- China.”

Menikmati esai ini? Klik dalam sini buat berlangganan buat kemungkinan peres. Hanya $5 masing-masing kamar.

Partai Komunis China tak sempat menyuruh Taiwan, pula tak menumpang tinggal kelompok ketatanegaraan akbar dalam tanah itu yg menolong sekalian tongkrongan konsolidasi bersama-sama Beijing.

Blog