Bagaimana Vietnam Mengalahkan COVID – Majalah Ilmuwan Asia

Bagaimana Vietnam Mengalahkan COVID – Majalah Ilmuwan Asia

AsianScientist (16 April 2021) – Sepanjang riwayat, kebudayaan cucu Adam sudah menuju berlimpah pagebluk kelainan menurun lalu menjengul karena konstruksi lalu pengetahuan hangat mendapatkan yg berikutnya. Penggunaan perdana karantina dikaitkan karena jangka pagebluk, yg menimpa Eropa per 1347, waktu bahariwan yg hadir ditempatkan lombong pemencilan sama pemegang praja yg dikendalikan Venesia sepanjang 40 musim, ataupun catur puluh lombong norma Italia.

Hari ini, jam kita mendatangi esa warsa asak mulai COVID-19 menjengul per Wuhan, Cina, negara-negara tampaknya menyesatkan dilayani karena membubut pengetahuan per krida keturunan Adam parak lombong hawar kesempatan silam juga hawar jam ini. Secara utama, negara-negara dekat Asia Timur, yg berlimpah dekat antaranya tersentuh pengaruh wabah SARS selaku bukan sama atas warsa 2003, nisbi berbunga menyusuri COVID-19.

Di celah ikhtiar yg menyesatkan berbunga lalu minim diperhatikan sudah pergi per Vietnam, yg lombong 100 musim perdana sehabis menyebarkan kejadian COVID-19 pertamanya belaka mencatatkan 270 kejadian lalu bukan terbuka mair. Pada 31 Desember 2020, Vietnam sudah mencatatkan seluruhnya bertambah per 1.400 kejadian lalu 35 mair (menyalang dekat lembah), lalu melukiskan wahid perniagaan ASEAN yg diprediksi hendak bersemi lalu lepas per resesi atas warsa 2020.

Di bagi plano, kesempatan rupanya ditumpuk menentang Vietnam. Meskipun grama ini sudah menempuh perkembangan perniagaan yg perantau lasah sepanjang kira-kira dasawarsa termuda, grama ini mantap sebagai grama berpenghasilan sedang ke lembah karena sumur kemahiran yg terpaku — sudah menunaikan secolek dekat lembah US $ 130 mendapatkan kesegaran tiap-tiap jiwa atas warsa 2017 dibandingkan karena bertambah per US $ 2.600 dekat Singapura lalu bertambah per US $ 10.200 dekat AS, turut keterangan Bank Dunia.

Vietnam pun memegang komunitas terbesar kelima welas selaku mendunia lalu komunitas lansia yg banyak. Terlebih masih, beliau berbagi tapal batas lor 1.400 km karena China — pokok per kira-kira pagebluk kelainan lombong riwayat belum lama. Apa yg cakap menafsirkan keberhasilannya menentang COVID-19, lalu segala sesuatu yg cakap dipelajari grama parak per keahlian Vietnam?

Sejauh ini, negara-negara yg sudah berbunga menentang COVID-19 dekat ruang ini terlampau terpulang atas intrusi teknologi seolah-olah penerapan pencarian ataupun percobaan massal yg langka. Strategi Vietnam, dekat bidang parak, pertama difokuskan atas arah yg bertambah berbiaya renek karena mengamalkan cetak biru kesegaran kekerabatan yg sudah dicoba lalu diuji selaku sempit lalu efisien.

Kidong Park, misi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendapatkan Vietnam, mempertalikan kemakbulan grama itu karena tiga peubah superior: jawaban pagi-pagi lalu telak jangka; kepemimpinan lalu pandangan penguasa yg energik ditambah karena pengerahan sumur kemahiran yg sput; lalu hubungan yg lebar lalu siasat. Efektivitas ikhtiar serentak ini jebrol menyusuri kulminasi pendanaan bertahun-tahun lombong prasarana kesegaran lalu cetak biru kesiapsiagaan grama, lalu pengetahuan yg dipetik per keahlian meninju genting kesegaran kekerabatan dekat kesempatan silam.

Total kejadian COVID-19 yg dikonfirmasi dekat Vietnam lalu mair atas warsa 2020. Strategi penawanan Vietnam sudah menciptakan kepastian yg perantau lasah: grama tertera mencatatkan belaka 35 mair tersangkut COVID karena dorongan 2,42 juta mair dekat sekujur globe. Semua mair ini berlangsung atas Agustus, waktu grama itu menuju bena jangkitan terbesar. Meski semacam itu, kuantitas kejadian bukan tahu meninggalkan 50 tiap-tiap musim, penampilan perantau lasah mendapatkan grama berpenduduk 97 juta keturunan Adam.

Blog