EC mengecualikan kelas polling clubbing

EC mengecualikan kelas polling clubbing

Mamata Banerjee atas Kamis petang saja mengimbau Komisi Eropa buat menyampaikan sempuras tingkatan pengumpulan bahana sebagai unik

Kolkata / Berhampore: Tidak terhasut sama kenaikan eksponensial batin peristiwa koran kelainan virus korona pada sarwa kampung halaman dengan Benggala Barat, Komisi Pemilihan India (EC) mengecualikan kebolehjadian menganiaya kelas yg tertinggal berawal penentuan Majelis yg tengah berlantas pada grama disiplin itu akibat kurangnya kesiapan 1.500 kompi asing berawal kawanan paramiliter Pusat.

“Tidak tinggal rengrengan dugem” atas tiga kelas pengumpulan bahana, kaul Komisi Pemilihan selesai Ketua Komisioner Pemilu yg kontemporer Sushil Chandra menguasai pasokan berawal realitas dataran berawal bermacam-macam pemantau duga maksud yg diwakili pada grama disiplin dengan sirah fungsionaris penentuan Benggala Barat Ariz Aftab batin sebuah gambar bergerak. persidangan.

Pada rapat tertera, maksud saja dicari berawal mereka perkara pengedaran dengan pengiriman kawanan Pusat batin peristiwa clubbing tiga kelas pengumpulan bahana buncit selesai grama mengarsip setiap yaum peristiwa Covid-19 kontemporer pada 6.769 tumpu Kamis sama 22 moralitas kontemporer batin 24 buncit. beker, kaul sendang.

Kali ini, penentuan Majelis Benggala Barat dilakukan batin delapan level. Polling buat catur level suah berhenti dengan level kelima mau diadakan atas yaum Sabtu. Pemungutan bahana buat level keenam, ketujuh dengan kedelapan mau diadakan tiap-tiap atas melucut 22 April, 26 April dengan 29 April.

Menteri Utama Benggala Barat Mamata Banerjee atas Kamis petang saja mengimbau Komisi Eropa buat mengintegrasikan “kelas yg tertinggal” berawal pengumpulan bahana sebagai unik, batin seluruh beker selesai dekrit panel pengumpulan bahana puser buat meneruskan rancangan pengumpulan bahana yg tinggal tambahan pula selesai virus memudurkan itu diklaim. kehidupan seorang kadet Kongres dengan menginfeksi dobel lainnya, terjumlah unik berawal Kongres Trinamul pada grama disiplin. Dia saja mementingkan bahwa partainya mengkritik rancangan pengumpulan bahana delapan kelas yg lanjut.

Supremo TMC tweeted, “Di sentral wabah yg tengah berlantas, awak sama pasti mengkritik dekrit @ ECISVEEP buat mengadakan duga maksud WB batin 8 kelas. Sekarang, mengenali lonjakan kuat batin peristiwa # COVID19, ego mendorong ECI buat memenungkan buat membikin kelas yg tertinggal pada ONE diri. Ini mau preventif orang-orang berawal tuturan bertambah berumur tentang # COVID19. “

Permohonan Ms Banerjee buat sikap EC sampai sehari selesai Mr Aftab membikin rapat segenap pihak, buat dihadiri sama unik representasi tiap-tiap berawal 10 pihak ketatanegaraan, atas ketuk 2 tengah hari atas yaum Jumat buat berbantah loyalitas selektif pendidikan Covid-19 sehubungan alun bugar.

Semua pihak ketatanegaraan pada Benggala Barat diminta buat mengirim tiap-tiap doang unik representasi buat rapat itu. Pertemuan tertera mau berbantah hal-hal tercantol propaganda buat sempuras tingkatan pemilu.

Di sela-sela mendiang, tinggal kadet Kongres pada Shamshergunj pada Murshidabad: Rejaul Haque Biswas (51), nama panggilan Montu, yg terkontaminasi Covid-19 dobel yaum lampau. Dia dibawa berawal Rumah Sakit Basumati pada Jangipur pada area itu atas Rabu petang ke balai lara privat pada pendatang EM Bypass pada Kolkata. Dia berlalu pada situ seputar ketuk 5 cepat atas yaum Kamis sebagai kadet duga maksud prima yg sebagai objek virus.

Ketua Kongres Negara Bagian Adhir Ranjan Chowdhury berucap, “Saya berpandangan dengannya dobel yaum lampau. Saya dijadwalkan buat berpidato batin kuat global buat mendukungnya pada Shamshergunj. Tetapi Covid-19 merenggut nyawanya serupa itu buru-buru.” Selain peserta Sanjkuta Morcha berawal RSP pada Jangipur: Pradip Nandy dinyatakan tegas Covid-19. Dirawat pada Rumah Sakit Berhampore Covid, kondisinya dinyatakan tajam. Di TMC, kadet Goalpokhar Golam Rabbani saja suah terkontaminasi Covid-19.

Mr Chowdhury menyertakan, “Saya memeras segenap umat, terjumlah EC, sama yad tergulung buat mendalami wabah ini semasa pengumpulan bahana. Kongres mau menaati dekrit apa pun juga per kesibukan.”

penyudah berawal

Blog