Foto perintah CRPF yg diambil sama Maois tua suntuk tunggal tarikh;  kuasa selaku tipuan

Foto perintah CRPF yg diambil sama Maois tua suntuk tunggal tarikh; kuasa selaku tipuan

Sebuah liputan menandaskan bahwa berbilang beritawan pada Chhattisgarh menadah salindia itu pada WhatsApp mereka atas musim Rabu

SRINAGAR: Keluarga jawan pada Central Reserve Police Force (CRPF) yg kering berarti pertembungan mencekik melalui keras Naxalite-Maois pada Chhattisgarh atas final pasar menandaskan bahwa fotonya melantaskan pusaran pada garis haluan surat instan berumur hampir-hampir 12 rembulan.

Mereka menolak permintaan bahwa itu diambil lalu dibebaskan sama Maois sehabis merawa Rakeshwar Singh Manhas pada CRPF, seorang rakyat Jammu, “ditawan”. Manhas kering sehabis awak jalinan CRPF lalu sepasang rombongan kebahagiaan lainnya bertikai melalui Maois pada tapal batas celah wilayah Sukma lalu Bijapur pada Chhattisgarh atas musim Sabtu. Sebanyak 22 anggota kebahagiaan berpulang lalu meruah terus yg ketaton berarti tubrukan itu. Namun, Direktur Jenderal CRPF, Kuldiep Singh, sudah memaklumatkan kesusahan lapang atas Maois. Dia pun menandaskan belum siap peneguhan bahwa Manhas sudah ditawan sama Maois.

Anggota batih, ikhwan, lalu setangga peserta yg kering menyusun ekshibisi pada sejauh Jalan Raya Nasional Jammu-Poonch atas musim Rabu, menuntut pembebasannya yg naim lalu krida engkah lawan Maois. Sepupunya Praveen Singh Manhad menandaskan bahwa salindia jawan yg kering tumbuh pada instrumen kemasyarakatan melalui surat bahwa ia naim pada pembiakan suah hampir-hampir tua suntuk tunggal tarikh. “Saya sudah melihatnya pada ponselnya selagi anjangsana terakhirnya ke pondok,” katanya pada pemberita. Dia menyuntikkan bahwa merilis salindia itu merandai garis haluan jejaring kemasyarakatan kuasa selaku “langkah” sama Maois.

Dia membalikkan afeksi batih lalu teman-teman Manhas lalu berceloteh, “Kegelisahan beta menumpuk setiap weker. Kami benguk terhadap keamanan lalu keamanannya lalu mendorong penguasa bagi merawa krida ekspres lalu tebal bagi menyelamatkan kepulangannya lalu menggubris Maois. “

Sebuah liputan menandaskan bahwa berbilang beritawan pada Chhattisgarh menadah salindia itu pada WhatsApp mereka atas musim Rabu. Pengirim memaklumatkan bahwa Minhas tiada ketaton berarti penangkapan paruh Maois.

Pada musim Senin, puti Manhas yg berumur lima tarikh, Shragvi, mengajukan melaksanakan pada Maois, “Tolong, bebaskan ayahku.”

final pada

Blog