Ikatan Bilateral Bangladesh-Maladewa Tumbuh – The Diplomat

Ikatan Bilateral Bangladesh-Maladewa Tumbuh – The Diplomat

Pesawat Angkatan Udara Bangladesh mengangkut separuh ton pecut kemanusiaan, Tim Medis Militer bersama 70 mahasiswa Maladewa yg karam dalam Bangladesh konsekuensi hawar COVID-19, rujuk ke Maladewa, 19 April 2020.

Kredit: Wikimedia Commons/Angkatan Udara Bangladesh

Kunjungan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina belum lama ke Maladewa, anjangsana bilateral pertamanya ke gugusan pulau Samudra Hindia, kedua penguasa mengakui tiga jurnal kesalingpengertian yg berjalin-jalin sambil perekrutan karatan kebugaran bermula Bangladesh, kegiatan setanding dalam segi sport bersama ekspansi teruna, bersama penghilangan retribusi berkembang biak. Selain itu, kedua lekang sisi memperindah akad yg berjalin-jalin sambil kebugaran bersama keahlian medis.

Kunjungan Hasina tiba atas sementara pertambahan perniagaan Bangladesh yg perantau banal menderita aplaus dalam sekujur tempat.

Sesuai sambil kemunculannya selaku kapasitas perniagaan bersama zona berpenghasilan sedang, Bangladesh mengasung utang akan Maladewa sejumlah $200 juta. Ini menghampiri traktat alterasi lubang arta senilai $200 juta yg dicapai sama penguasa Bangladesh sambil Sri Lanka. Berkat pertambahan ekonominya, negara-negara tengkes serupa Maladewa, Sri Lanka, bersama Nepal waktu ini mengebek gendongan perniagaan ke Dhaka. Ini mengalihkan potret Bangladesh bermula zona yg membutuhkan pecut perniagaan sebagai zona yg pandai mengasung pecut serupa itu akan zona beda dalam region itu.

Selama anjangsana Hasina ke Maladewa, Panglima Angkatan Darat Bangladesh, Jenderal SM Shafiuddin Ahmed memberikan 13 alat angkutan baju hijau akan massa bersenjata Maladewa.

Kedua zona suah mengemban rancangan bagi meninggikan alterasi orang-ke-orang. Jaringan hijrah meniti bahar bersama cuaca jadi bagi berkecambah. Bangladesh mau pantas mengacu penerbangan spontan bermula Dhaka ke Maladewa. Hasina lagi melansir visum on arrival belah anak zona Maladewa, asalkan kedudukan hawar dalam zona tercantum sehat. Bangladesh bersama Maladewa lagi suah sependirian bagi mengekstradisi bergajul bermula mandala per.

Menikmati memo ini? Klik dalam sini bagi berlangganan bagi kanal bernas. Hanya $5 masing-masing kamar.

Bangladesh bersama Maladewa menganyam sangkut paut diplomatik atas warsa 1978. Bangladesh membimbing perutusan semampai dalam Maladewa atas warsa 1998 bersama Maladewa menegakkan misinya dalam Dhaka atas warsa 2008. Meskipun gangguan moneter mewajibkan penguasa Maladewa bagi menguncup yg ragil atas kamar April 2014, itu mengintip keputusannya bersama memulai rujuk pekerjaan yg diperkecil dalam mama praja Bangladesh separuh kamar belakang hari.

Meskipun nongol provokasi, sangkut paut bilateral suah tumbuh sepanjang bertahun-tahun. Selama kunjungannya ke Maladewa, Hasina menyigi “kecocokan” tenggang kedua zona. “Bangladesh bersama Maladewa berbagi nilai-nilai ketuhanan, afinitas akal budi bersama ingat dalam segi pendapat pembentukan yg setanding,” katanya.

Kehadiran sebanyak gadang sosok Bangladesh dalam Maladewa mengasung impuls yg energik belah kedua zona bagi berbuat setanding. Bangladesh ialah sumur pegiat heran terbesar dalam Maladewa sambil seputar 70.000 batas 80.000 anak zona Bangladesh berbuat dalam gugusan pulau itu.

Ada separuh kasus dalam mana kedua zona mampu berbuat setanding bagi berbalas-balasan komersial.

Maladewa bersama Bangladesh ialah zona ranah renek bersama dikatakan selaku lupa wahid mandala prima dalam tempat yg merasi suruhan transformasi lingkungan. Naiknya meres bahar diperkirakan mau merendam sepihak gadang gugusan pulau Maladewa mengenali bintik tertingginya saja 2,4 meter dalam pada meres bahar. Adapun Bangladesh, enggak saja sepihak gadang zona ranah renek lamun zona itu lagi sempit masyarakat. Perubahan lingkungan, keseimbangan lingkungan, bersama pelarian lingkungan ialah separuh kasus yg dihadapi kedua zona bersama, serupa dikatakan Hasina, mereka niscaya “berbuat setanding bagi mengalami tantangan transformasi lingkungan.” Awal warsa terus, Presiden Maladewa Mohamed Solih menjalankan pemandangan sejenis bahwa selaku zona ranah renek dalam Samudera Hindia, keduanya mengalami kasus yg setanding.

Selama anjangsana Hasina, Bangladesh bersama Maladewa berikat janji bagi menyejahterakan peleraian bersama kestabilan dalam region Samudra Hindia sambil menyanggah kekejian terorganisir, pemalsuan, bersama perniagaan makhluk. Kedua zona lagi sependirian bagi berbuat setanding menandingi terorisme bersama ekstremisme kebengisan.

Kedua zona mengalami tantangan sejenis bermula institusi bersemangat transnasional Muslim serupa ISIS bersama al Qaeda. Baik anak zona Maladewa bersama Bangladesh berpadu sambil ISIS selaku pejuang heran. Rupanya, Bangladesh suah mungkin menyanggah intimidasi bermula kategori jihad. Berbagi fatwa bersama skema agen sambil Maladewa ialah panggung beda bermula kementakan kerjasama.

Secara geopolitik, Bangladesh bersama Maladewa ada sangkut paut yg mengiras-iras sambil India. Sementara mereka ada cerita berjarak hubungan sambil India, sangkut paut sambil New Delhi berisi separuh dasawarsa ragil suah menyusun bersama mengecil, didorong sama ketatanegaraan berisi daerah. Investasi Cina melantunkan karakter primer berisi perekonomian Maladewa bersama Bangladesh bersama ini diawasi sambil sesak dalam New Delhi. Menggerakkan perasaan anti-India ialah kemufakatan yg berkhasiat belah partai-partai antagonisme dalam kedua zona.

Kunjungan Hasina ke Male mungkin lamun kesanggupan bernas bermula sangkut paut bilateral belum dimanfaatkan.

Blog