Ilmuwan Asia yg Meningkat: Champika Ellawala Kankanamge

Ilmuwan Asia yg Meningkat: Champika Ellawala Kankanamge

Champika Ellawala Kankanamge
Dosen superior
Universitas Roh
Srilanka

AsianScientist (6 Agustus 2021) – Kita kali tiada menyadarinya batin kesibukan sehari-hari, walakin kita paling berpegang ala diversitas hayati bintang siarah kita—sejak tumbuhan yg menjamin cuaca lurus, kuman yg menyimpan butala yg fit, had obat-obatan terkini yg dipanen sejak mayapada. Namun, karena seperdelapan sejak sarwa suku yg hampir-hampir rembas bersama 160 suku suah tumpas semasih dasawarsa buncit, diversitas hayati utama yg kita andalkan tengah rawan tekun.

Untungnya, cita-cita tiada tumpas kali perdua intelektual seolah-olah Dr. Champika Ellawala Kankanamge sejak Universitas Ruhuna bertindak menurut membentengi biosfer kita.

Upaya penelitiannya zaman ini difokuskan ala pengelolaan tumbuhan cecair invasif — maupun makrofita — karena memulangkan tudungan bersama menyodok daya tahan wajar mereka. Pada zaman yg tentu, Kankanamge memperhitungkan tajuk pencemaran pada ekosistem sungai, khususnya tajuk metal beban ala iwak bersama moluska pada laguna Batticaloa Sri Lanka—mata air unggul konsumsi samudra distribusi kelompok setempat.

Ini kali tertebar seolah-olah suruhan yg suram, walakin seseorang layak melakukannya. Syukurlah, pekerjaannya yg semakin utama diakui karena berguna; Kankanamge menampung Penghargaan OWSD-Elsevier Foundation menurut Ilmuwan Wanita Karir Awal pada Dunia Berkembang ala tarikh 2020. Berbicara karena Majalah Ilmuwan Asia, pada sini dirinya berbagi ilham pada mudik penelitiannya bersama harapannya menurut peringkat dada.

  1. Bagaimana Anda bakal meringkas penggalian Anda batin sebuah tweet?

    Saya bertindak ala preservasi ekosistem bersama pengelolaan pencemaran.

  2. Jelaskan rencana penggalian komprehensif yg membelokkan Anda banggakan.

    Tesis PhD abdi ialah meriset berkenaan perbawa pusaran imbasan mengenai kemajuan makrofita tenggelam pada ekosistem sungai. Selama tiga tarikh PhD abdi, abdi merunut melembak suku tumbuhan yg bertentangan bersama kesan mereka mengenai pusaran. Yang membelokkan utama, ini mendatangi ala paham terkini berkenaan hubungan jarak makrofita bersama pergerakan cecair, meninggalkan motivasi menurut meriset kian tua berkenaan pokok yg tentu.

  3. Apa yg Anda harapkan bakal dicapai penggalian Anda batin dasawarsa berikutnya?

    Menurut abdi, pemanasan inklusif, transfigurasi hawa bersama pelanggengan bintang siarah kita niscaya selaku minat kita. Saya berkehendak rakyat sosok bakal topik ala pengelolaan pencemaran bersama preservasi ekosistem ala dasawarsa berikutnya. Dengan cita-cita ini, penggalian abdi selepas itu bakal difokuskan ala cara restorasi ekosistem.

  4. Apa yg mendorong Anda menurut tertancap ke disiplin meriset Anda?

    Saya jebrol bersama gembung pada kepala sehingga abdi nyalar dapat menikmati mayapada. Tanpa ragu, catatan abdi mengenai mayapada yg mendorong abdi menurut selaku intelektual alam.

  5. Apa persoalan terbesar yg Anda wajar batin penggalian Anda?

    Dalam peristiwa pengelolaan pengotoran alam bersama penurunan ekosistem, diperlukan gendongan kelompok bersama penguasa. Kesulitan terbesar distribusi abdi ialah membaca tabungan menurut aplikasi penggalian abdi.

  6. Apa tantangan terbesar yg dihadapi populasi penyelidikan akademis zaman ini, bersama dengan jalan apa kita dapat memperbaikinya?

    Tantangan terbesar ialah menciptakan bersama mengawal penelaah yg berguna. Di sini, pada Sri Lanka, melembak lepasan menunjuk proyek pabrik sesudah lucut. Orang yg merantas menurut mempertemukan meriset yg kian semampai saja kian menunjuk menurut alih ke universitas parak. Ada secolek kesempatan pabrik distribusi penelaah bersama penggalian terpatok ala universitas—ini layak diubah menurut menyodok aktivitas penggalian pada pabrik.

  7. Jika Anda tiada selaku intelektual, Anda bakal selaku barang apa?

    Saya lagi bakal bertindak pada disiplin perkebunan, walakin abdi tiada bersungguh-sungguh proyek barang apa yg bakal abdi geluti. Namun, abdi lagi mengkhayal menurut berdiam pada perkebunan sesudah abdi purnakarya.

  8. Apa yg Anda lakukan pada pengembara proyek menurut ongkang-ongkang kaki? Apakah Anda mengantongi animo bersama minat?

    Saya suka membacakan roman—sendi yg molek sanggup menatang abdi menjauh sejak alam abdi. Saya saja suka melantaskan pelayaran bumi karena jodoh abdi.

  9. Jika Anda mengantongi harkat bersama mata air kinerja menurut memusnahkan hal butala barang apa juga menghabiskan penggalian Anda, mana yg bakal Anda pecahkan?

    Saya bakal menyelesaikan reka menurut menghadkan kemajuan rakyat sosok. Peningkatan aplikasi mata air kinerja sama rakyat yg menyusun deras membuat dalih unggul pada mudik pengotoran alam, penurunan ekosistem bersama melembak hal lainnya.

  10. Nasihat barang apa yg bakal Anda berikan untuk magang penelaah pada Asia?

    Menjadi seorang penelaah suram pada mana selalu pada butala. Meski suram, tetaplah mencari akal.

Artikel ini berketurunan sejak berurutan bulanan berjudul Asia’s Rising Scientists. Klik pada sini menurut membacakan poin asing batin cahaya ini.

———

Hak Cipta: Majalah Ilmuwan Asia. Ilustrasi: Ajun Chuah/Asian Scientist Magazine.
Penafian: Artikel ini tiada menggambarkan pantauan AsianScientist maupun stafnya.

Blog