India menuntut algoritma Facebook

India menuntut algoritma Facebook

MeitY sudah mencatat ke Facebook menjumpai menodong penjelasan sekeliling algoritme lalu prosedur yg digunakan sama garis haluan

New Delhi: Di senter tudingan skema Facebook menyulut ucapan kecemburuan lalu kisah artifisial, penguasa sudah menodong bota perangkat kemasyarakatan yg berbasis dekat AS menjumpai memasrahkan rincian algoritma lalu prosedur yg digunakan olehnya, sabda sendang yg mengenal hal termaktub.

Kementerian Persatuan Elektronik lalu TI (MeITY) diketahui sudah menuntut uraian mulai garis haluan termaktub membuntuti pengungkapan belum lama sama informan Frances Haugen.

Pengungkapan ini sudah membangkitkan kecemasan bahwa Facebook sudah mengerjakan sececah menjumpai mencucurkan pikiran ‘perkembangan beserta seluruh hal’ yg mem bangatkan kenaikannya menjumpai merejeng 2,91 miliar konsumen rancak bulanan sebagai universal, tertulis bertambah mulai 400 juta dekat India.

Para penelaah dekat bota perangkat kemasyarakatan sudah menyuratkan bahwa bertempat klik lalu pekarangan “sesak beserta konten anti-Muslim yg menghasut lalu mengelirukan” dekat platformnya, sinkron penjelasan perangkat AS.

Menurut sendang yg mengenal perurutan termaktub, MeitY sudah mencatat ke Facebook menjumpai menodong penjelasan sekeliling algoritme lalu prosedur yg digunakan sama garis haluan.

Pemerintah pun sudah menodong Facebook menjumpai memasrahkan rincian langkah-langkah yg diambil menjumpai mengayomi konsumen, imbuh mereka. Saat dihubungi, Facebook menolak berkomentar.

Haugen, seorang karyawati barisan kebulatan Facebook engat Mei 2021, mencocok puluhan mili manuskrip privat, tertulis belacak mulai tempat perundingan karyawati, penyampaian perseroan, lalu karangan tes, yg mengungkap hal gawai privat FB.

Pelapor mencadangkan biar Facebook memakai transfigurasi ala algoritme “kritis” yg berkontribusi ala perceraian dekat asosiasi, lalu menyadari bahwa transfigurasi ini memakai umat mudik ke garis haluan.

final mulai

Blog