Modi berpandangan untuk Gubernur Benggala Barat terhadap kebengisan pasca pengumpulan bahana

Modi berpandangan untuk Gubernur Benggala Barat terhadap kebengisan pasca pengumpulan bahana

Kolkata / New Delhi: Saat total objek berkalang tanah lubuk kebengisan pasca pengumpulan bahana dalam Benggala Barat menyusun selaku 14 ala yaum Selasa berawal heksa yaum sebelumnya, Perdana Menteri Narendra Modi menjumpai gubernur Jagdeep Dhankhar maka memproklamasikan “kedukaan maka kedukaan yg tekun” buat status kanun maka harmoni yg “menggerunkan” dalam tanah tumpah darah. 14 keturunan Adam berkalang tanah terbilang sembilan calon BJP dalam Benggala Barat, maka catur berawal TMC.

TMC yg dipimpin Mamata Banerjee, yg membentengi kedaulatan dalam tanah tumpah darah nomor itu bagi ketiga kalinya, beroleh kritikan ganyar berawal BJP, via paruh master Kiri maka Kongres serta menyeranah kebengisan pasca pengumpulan bahana akan calon mereka.

Beberapa weker sehabis diskusi PM via gubernur, kepala BJP JP Nadda menjelang Benggala Barat lubuk lawatan duet yaum maka harmonis via suku paruh objek.

Mengambil suo motu kesadaran buat kabar penghubung terhadap telaahan kebengisan pasca pengumpulan bahana, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (NHRC) sudah mengirim kolompok pencari burhan sembari mencetak bahwa mereka menilik kejadian tertera “demi peristiwa yg serasi via telaahan pemungkiran Hak bagi Hidup yg enggak bersalah. anggota.” Komnas Perempuan pula mewujudkan kolompok pencari burhan bagi menyelami telaahan kebengisan akan hawa dalam majemuk ranah tanah tumpah darah nomor. BJP mendesak bahwa kebengisan itu “disponsori tanah tumpah darah” maka memeriksa TMC via “Nazi”.

Di penyeling objek yaum Selasa, tiga – Mintu Barman berawal Shitalkuchi maka Haradhan Roy maka Chandan Roy berawal Dinhata – berusul berawal BJP yg kelenyapan heksa kadernya ala yaum Senin. Ke 14 almarhumah serta terbilang lima berawal Burdwan East. Dari mereka, catur berusul berawal TMC yg mengurus. Sementara duet berawal mereka – Shahjahan Shah maka Bibhas Bag – dibunuh Nabagram dalam Jamalpur, ahad juga, Ganesh Mullick, dipukuli mencapai lewat dalam Samaspur dalam Raina via badan panchayat TMC sampai umur Srinibas Ghosh dalam Ketugram lubuk tiga hantaman terserak sama BJP.

Di Nabagram dalam Jamalpur, seorang hawa pelaku CPI (L), Kakali Khetrapal, dibacok mencapai lewat sama segerombol pelaku TMC sewaktu penyerbuan dalam rumahnya. Selain pembantaian, jumlah jabatan BJP maka penuh griya pelaku organisasi politik dirusak dalam sarwa tanah tumpah darah nomor.

Mengenai kepanikan Mr Modi, Mr Dhankhar tweeted, “PM menelepon maka memproklamasikan kedukaan maka kedukaan tekun ala status kanun maka harmoni yg menggerunkan @MamataOfficial. Saya terlalu samak via @PMOIndia mengarah-arahi perusakan kebengisan, penunuan, perampasan, maka pembantaian lantas bersambung. Prihatin. Harus berperan berlebihan ganyar bagi memperbaiki harmoni. ”

Segera mengkritik Mr Modi, Anggota Parlemen TMC Rajya Sabha Derek O’Brien tweeted, “PM memicu lambaian ke gubernur Bengal Barat terhadap ‘kebengisan ketatanegaraan’. (Dilebih-lebihkan 214%). Hentikan dorongan, Mr Perdana Menteri. Kerjakan telepon # COVID19India. “

Dalam serangkaian tweet sebelumnya, Dhankhar melaporkan, “Polisi @WBPolice @CPKolkata wajar menutup kebengisan ketatanegaraan yg enggak tercerna ikhtiar, perusakan, penunuan, pembantaian, maka gelogok yg mempermalukan kerakyatan. Diaspora Bengali dalam sarwa butala sudah memproklamasikan kedukaan buat pemungkiran kanun yg menggerunkan. Mengapa kebengisan pasca pengumpulan bahana doang WB ? Mengapa penyerbuan ini akan kerakyatan? Laporan mengekspos kedudukan yg mengguncangkan. Orang-orang yg kecemasan membawa lari pribadi bagi mengamankan pribadi mereka tunggal. Dibanjiri via teriakan SOS. Harmad melayani pembantaian maka pelarutan. Penipisan nilai-nilai konstitusional ibarat itu enggak bisa diimbangi. Hubungi @MamataOfficial bagi memperbaiki harmoni. “

Mr Nadda mendesak, “TMC pirsa bahwa misalnya BJP mau mengurus dalam tanah tumpah darah nomor itu, dia enggak mau bisa memforsir arta maka mendendangkan ketatanegaraan penenangannya. Ada skedul sapaan yg membidas maka menembak pelaku organisasi politik ego. Tapi enggak berjejak seorangpun ditangkap. Saya yakinkan bahwa penuh pelaku BJP terbit dalam lis tiap-tiap yg tersentuh resultan dalam sini. Pengorbanan mereka enggak mau gagal. Kami mau bergulat mencapai final bagi meninggalkan kesamarataan untuk mereka. ”

Pada yaum Rabu, kali kepala TMC Mamata Banerjee mau merampas sumpahnya demi nayaka transenden bagi ketiga kalinya berurutan, BJP mau mengorganisir pameran lokal menatap pembantaian paruh pekerjanya.

Mengutuk kebengisan akan pelaku organisasi politik Oposisi, master Kongres superior maka eks nayaka Serikat Jitin Prasad tweeted: “Kekerasan pasca telaah pikiran yg sudah dilepaskan sama TMC ala pelaku Kongres enggak bisa diterima. Bahkan perempuan maka anak-anak pula enggak lolos. Saya bersungguh-sungguh orang-orang dalam Benggala Barat enggak menentukan pemungkiran kanun ini. ”

Menandai cetakan, CPI (L) Sitaram Yechury men-tweet: “Apakah ini kabar terhadap kebengisan yg mengerikan dalam ‘keriaan kemajuan’ dalam Bengal TMC? Terkutuk. Akan dilawan maka ditolak. Alih-alih berpusat ala menyerang epidemi, TMC terlebih menyegerakan kompleksitas tertera. CPI (M) ibarat elementer mau bertepatan orang-orang bagi menguasai, meringankan, meninggalkan bantuan. “

Banyak pelaku maka penyokong BJP berawal tanah tumpah darah nomor sudah mengapalkan lambang kemerosotan untuk bimbingan organisasi politik melompati garis haluan penghubung kemasyarakatan.

Pemimpin superior BJP maka nayaka dewan menteri dalam Assan, Himanta Biswa Sharma, men-tweet: “Dalam pertambahan yg mengibakan, 300-400 karyakartas BJP maka badan suku sudah menyeberang ke Dhubri dalam Assam sehabis dihadapkan via penderaan maka kebengisan yg enggak disengaja. Kami mendanai sarung mengadem maka pangan. Mamata Didi wajar memansyuhkan gaya tari kerakyatan yg jelek ini. Bengal cocok mendeteksi gelagat yg kian halim. ”

Pemimpin BJP Anirban Ganguly serta men-tweet bahwa penuh pelaku BJP “wajar membelakangi griya mereka dalam Bolpur, Birbhum maka koloni penetapan lainnya untuk keamanan mereka. Mereka membinasakan hari-hari mereka lubuk kecemasan.”

final berawal

Blog