Parlemen Pakistan Perdebatan Apakah Akan Mengusir Utusan Prancis – The Diplomat

Parlemen Pakistan Perdebatan Apakah Akan Mengusir Utusan Prancis – The Diplomat

The Pulse | Politik | Asia Selatan

Akankah penguasa Pakistan tunduk ala bahaya pada Islamis ekstrem?

Seorang ahli badan legislatif pada kubu yg mendominasi pada Pakistan ala Selasa membuka bantah atas apakah deputi buncit Prancis wajar dikeluarkan buat notifikasi animasi polemis yg melukiskan Nabi Muhammad Islam pada Prancis.

Resolusi pada Amjad Ali, ahli badan legislatif pada kubu yg mendominasi, Pakistan Tehreek-e-Insaf, dipandang selaku kuis apakah penguasa tunduk ala bahaya pada ikatan Islam ekstrem. Itu terlaksana kurang lebih arloji selesai anggota kabinet tinggi janabijana zamin itu menyebarkan kejayaan tinggi pembicaraannya demi ikatan Islam surih keras suara pantang Tehreek-e-Labaik Pakistan.

Itu pula terlaksana selesai 10 jiwa, tertanam catur personel penjaga keamanan, tutup usia tinggi penentangan yg timbul 12 April selesai penawanan Saad Rizvi, bos Tehreek-e-Labaik. Rizvi luang merisaukan penguasa demi penentangan massal lamun kurir Prancis itu bukan diusir.

Sebelumnya ala musim Selasa, Menteri Dalam Negeri Sheikh Rashid Ahmad menuturkan bahwa pada dek putusan badan legislatif, persoalan pidana mengenai ikatan Islam yg terbawa-bawa tinggi penentangan anti-Prancis yg menindas hendak ditarik. Namun, bukan disebutkan keluarnya Rizvi ataupun pendukungnya tinggi putusan termaktub.

Asad Qaiser, rais Majelis Nasional, mendorong tahap pada pusat perbantahan tegang limit Jumat, memeras penguasa bakal memberantas keresahan keras kepala atas kata-kata tinggi putusan termaktub.

Menikmati makalah ini? Klik pada sini bakal berlangganan bakal peluang padat. Hanya $ 5 sebulan.

Ketegangan dari warsa kalakian kala kepala negara Prancis yg mendidik keleluasaan berceramah merilis satire Nabi Muhammad sama catatan maklumat satir, memanen kritikan pada serata negeri fana Muslim.

Anggota Tehreek-e-Labaik Pakistan pula menentang penawanan Rizvi, seorang ustazah yg bertunas selaku bos ikatan itu ala November selesai moralitas mendadak ayahnya, Khadim Hussein Rizvi.

Rizvi serta pihaknya mengenang-ngenangkan deputi buncit Prancis diusir berteraskan traktat sela penguasa serta sebelah Rizvi ala Februari kalakian.

Pemerintah menuturkan sahaja berkomitmen bakal berdebat pasal ini pada Parlemen sebelum 20 April, kala Ahmad menuturkan putusan hendak dipindahkan pada Majelis Nasional, pertemuan murah Parlemen.

Pendukung Rizvi turun ke pematang pada serata janabijana minggu kalakian kala penjaga keamanan menangkapnya. Reaksi pembawa Rizvi mengenai penangkapannya sedemikian itu buru-buru sehingga kebengisan demi buru-buru mengawur ke serata janabijana. Empat personel penjaga keamanan serta paling kurang heksa pengunjuk rasa tutup usia tinggi kebengisan itu.

Blog