Pernyataan Pakistan perkara Kejatuhan Kabul – The Diplomat

Pernyataan Pakistan perkara Kejatuhan Kabul – The Diplomat

Ketika petaka bidasan Taliban dalam Afghanistan berlanjur semasa sebanyak minggu belakang, yg berpuncak ala masuknya mereka ke Kabul ala 15 Agustus, sebanyak persona kelihatannya bersoal dengan jalan apa gabungan itu mendatangi keberhasilan itu sorangan. Salah iso- bermula ekstensif jejak yakni bahwa Taliban kagak sudah sorangan. Mereka berkelaluan didukung sama Pakistan – penguasa berurutan desa itu, regu bersenjatanya, detektif militernya. Kepemimpinan Taliban sudah rentang waktu berbasis dalam Pakistan, apalagi kali Islamabad mewarisi fulus maka komposisi senjata AS menjumpai mendukung Washington menghadapi Taliban dalam Afghanistan.

Bukti menjumpai mengetes persekongkolan ini mencangkung maka seseorang kagak usah menjangkau larut ke berisi cerita belum lama menjumpai menjumpai contoh-contohnya. Pada Juli 2021, seorang reporter maka spesialis Taliban Pakistan yg kondang, Ahmed Rashid, mengutarakan bahwa perdua pejuang Taliban kagak sekadar mempunyai bungker dalam Pakistan, walakin apalagi mengobati sendiri dalam khanah lara Pakistan (langut tanya jawab ini, diberikan menjelang Nisad Hajari menjumpai Cetakan). Dan selaku Aqil Shah mencatat sebanyak musim yg lewat menjumpai Carnegie:

Taliban bisa lewat publik memboyong persona maka material ke Afghanistan [from Pakistan][…] maka berkomunikasi lewat kepala pasukan operasional mereka dalam Afghanistan; berisi sebanyak peristiwa, mereka apalagi memerlukan paspor Pakistan menjumpai melanglang ke pendatang teritori. Mereka pun dilaporkan mempunyai kepemilikan real estat yg profitabel maka mempunyai keinginan usaha dagang yg bermakna dalam pura Karachi, Peshawar, maka Quetta dalam Pakistan.

Sekarang, oleh sepertinya Taliban menggondol ganti kewibawaan tumpat dalam Afghanistan, penguasa Pakistan kagak usah berulang berpretensi. Oleh oleh itu, laik menjumpai menguntit retorika yg berganti menjumpai merebut pertanggungjawaban organisasi dalam Islamabad. Ketika Taliban berjajar memintasi Afghanistan berisi sebanyak pasar belakang, tokoh-tokoh pembentukan Pakistan menggarap bermacam-macam ucapan yg menyatakan haluan simpulan diplomatik Islamabad, maka deskripsi yg dikenakannya ala politiknya.

Harus ditekankan bahwa politisi maka orang besar Pakistan kagak selaku serentak reksa Taliban. Tidak membingungkan, tulus pembimbing kesejahteraan dalam negeri Pakistan maka gajah pendatang teritori mementingkan bahwa penguasa mereka memanggul pernyataan tenang menjumpai pertempuran dalam Afghanistan, maka menyuntikkan bahwa mode itu wajib “properti Afghanistan maka dipimpin Afghanistan.” Ini yakni kata-kata yg tersebar suci, maka komunike yg sudah disetujui sama seluruh pelaksana keinginan semasa bertahun-tahun, terlibat gaya aneh lainnya. Kedua orang besar Pakistan pun mementingkan bahwa mereka mau mewarisi pakta segala sesuatu juga yg dibuat sama Afghanistan dalam sela mereka sorangan. Selain itu, komunike yg dikeluarkan sama Komite Keamanan Nasional Pakistan selesai jatuhnya Kabul (maka dijelaskan sama Umair Jamal berisi sebuah makalah for Business Recorder) menjelaskan kedudukan Pakistan yg kagak tiru kacau berisi acara Afghanistan.

Menikmati makalah ini? Klik dalam sini menjumpai berlangganan menjumpai susukan tumpat. Hanya $5 masing-masing rembulan.

Tetapi segala sesuatu yg ketahuan selaku petala aurum bermula objektivitas yg bagus, hapus ala supervisi bertambah tua, dihancurkan sama komunike asing yg dibuat.

Ketika ditanya bertambah serentak perkara tabiat mereka tentang penguasa Taliban maka Ashraf Ghani, ucapan perdua politisi Pakistan ternyata dibangun untuk petuah maka penyingkiran. Bersama-sama, ini mengajar deskripsi bersimbur awan yg mengalamatkan balik seksi bermula kejahatan maka terkena balasan yg diencerkan. Pernyataan yg terserak selaku kasar bisa dikelompokkan sebagai rangkap bagian:

(1) Upaya menjumpai melemahkan suara miring menyeluruh tentang Taliban. Salah iso- kasusnya yakni ucapan yg dibuat yg menyatakan bahwa Taliban lain unik gaya yg bertanggung balasan untuk meningkatnya lantai kekejian – sebuah komunike yg dibuat sama gajah pendatang teritori Pakistan ala rembulan Juni (berisi sebuah tanya jawab lewat Lotfullah Najafizada menjumpai TOLO News). Lain yakni permintaan bahwa semasa bidasan era ini penunggu Afghanistan menerima Taliban, lain menatap mereka – sebuah pernyataan yg diucapkan sama pembimbing kesejahteraan dalam negeri primer gajah Pakistan, Moeed Yusuf (berisi sebuah tanya jawab lewat Becky Anderson menjumpai CNN). Pernyataan sejenis menanam sebelah bermula kejahatan untuk meningkatnya kekejian ala Negara Islam ataupun India.

(2) Upaya menjumpai menggalaukan legalitas penguasa Kabul. Ini larut bertambah bunyi ketimbang komunike pudar perkara Taliban. Yusuf mempersoalkan amanat Ghani menjumpai mengampukan berisi tanya jawab yg kembar yg disebutkan dalam untuk. Dua musim setelah itu, Menteri Negara Perubahan Iklim Pakistan Zartaj Gul Wazir menarik langkah bertambah larut lewat memotivasi jatuhnya penguasa Kabul buru-buru selesai Taliban mengambil bok pura. Meskipun Gul Wazir mengusap tweetnya berisi sangkala iso- weker, musim berikutnya konglomerat vokal itu berkomplot lewat pemimpin konduktor sorangan: Perdana Menteri Pakistan Imran Khan. Dalam khotbah perkara pokok yg sepertinya kagak berpautan, terjadwal sama Samaa TV rendah bermula 24 weker selesai Taliban bersemayam dalam mahligai kepala negara Kabul, Khan mengutarakan bahwa “segar cuming mereka sudah memegat pertalian perbudakan dalam Afghanistan.”

Seperti awam, perdua eks opsir tentara Pakistan apalagi bertambah saklek maka subversif berisi komunike mereka ketimbang perdua politisi desa itu. Abdul Qayyum, seorang purnawirawan letnan jenderal, mengutarakan bahwa ASlah yg bertanggung balasan menjumpai menodai yura antarbangsa maka mempunyai “pasukan bengkok”, maka bahwa Islamabad wajib sebagai “desa perdana dalam jagat yg menyetujui rezim segar dalam Afghanistan.” (Pernyataan itu diterbitkan selesai penguasa Ghani takluk, seakan-akan dikutip berisi sebuah makalah sama Shakeel Ahmed menjumpai Dawn.) Mantan jenderal lainnya, Naeem Khalid Lodhi, tweeted itu:

Kemenangan Taliban lain Militer […] tapi Politik. […] Ada tipis pertumpahan keturunan. Taliban Afghanistan sepertinya menikmati gendongan regional. Orang-orang sepertinya jenuh lewat Pasukan Pendudukan maka pemerintahan golek yg tercemar.

Mempertimbangkan kedua penghampiran ini sambil mengizinkan kita menjumpai melongok sari masalahnya, maka menjumpai menebak dasar segala sesuatu yg diletakkan Islamabad menjumpai langkah-langkah dalam abad pendahuluan. Jika politisi Pakistan mengutarakan kecurigaan perkara amanat Ghani menjumpai mengampukan, sekiranya mereka selaku ternganga lega melongok pemerintahannya lungsur, maka sekiranya mereka menyarankan amanat Taliban menerabas kejayaan tentara mereka yg nisbi murah, mereka kagak mempunyai sahih menjumpai meminta objektivitas; komunike mereka berbantahan lewat ketentuan bahwa mereka mau mewarisi ketentuan segala sesuatu juga yg mau diambil sama bala tentara Afghanistan.

Posisi Ghani masuk akal sudah otek maka dipertanyakan sama ekstensif persona (kagak sekadar dalam Pakistan), maka kejayaan pemilihannya sudah diperebutkan. Tetapi berkenaan lewat mode pemufakatan, elemen prinsipil yakni bahwa semasa bertahun-tahun Taliban menolak menjumpai tawar-menawar serentak lewat penguasa Kabul, yg mereka nyatakan selaku golek yg dipasang sama gaya aneh. Dengan begitu, tenaga Pakistan menjumpai melemahkan legalitas penguasa Kabul dimainkan dalam yad Taliban. Dengan cakap asing: Pakistan masuk akal memanggul mode “yg dipimpin Afghanistan”, walakin asalkan dipimpin sama properti mereka Afghanistan.

Bahwa penguasa Islamabad sedang menempikkan jalan lepas tenang, sedangkan pertempuran sepertinya sudah berpisah, pun menggambarkan penghampiran yg kepetangan. Setelah sekian rentang waktu berpretensi kagak memanggul Taliban, penguasa Pakistan selaku totalitas masa ini lewat berbudi menakuk menjumpai kagak sekadar melahirkan: “Ini yakni orang-orang abdi, abdi lega melongok mereka beroleh hadiah, maka abdi mau memanggul penguasa mereka.”

Apa yg berjalan dalam Kabul ala 15 Agustus sepertinya bertambah menggambarkan pengalihan sepihak ketimbang penyempurnaan tenang, walakin Pakistan mau menampilkannya selaku yg belakang. Agar peristiwa ini berjalan, prinsipil jatah Taliban menjumpai kagak sekadar menerjang bok pura maka selaku benda mengatasi penguasa (ini pun mereka hindari oleh jejak asing, pasti cuming) walakin menjumpai bersemayam menjumpai simposium belakang dalam mahligai Ghani, ataupun semacamnya. . Karena Taliban sudah mengepung bok pura, itu kelihatannya kagak bertambah bermula perolehan Ghani menjumpai takluk maka meleset. Tetapi perlu deskripsi Pakistan, ini mau kafi menjumpai mengutarakan bahwa persilihan kewibawaan selaku tenang sudah dimulai.

Menikmati makalah ini? Klik dalam sini menjumpai berlangganan menjumpai susukan tumpat. Hanya $5 masing-masing rembulan.

Selain itu, oleh sebanyak kepala pasukan tentara maka manggala pertempuran segenap hati meleset maka merembukkan pengalihan sendiri, Taliban kelihatannya menganjurkan kedudukan menjelang mereka. Ini mau mengizinkan Pakistan menjumpai mengutarakan pemerintahan abad pendahuluan bahwa itu yakni penguasa penuh yg mereka inginkan menjumpai dimiliki Afghanistan, peserta bermula bermacam-macam pelaksana keinginan. Proses menolong sebanyak pembelot ke rezim segar perdua juara kelihatannya disajikan sama Pakistan selaku penguasa perserikatan dalam negeri, ataupun berisi sebutan sejenis. Pada walhasil, Islamabad kebolehjadian super mau menyetujui kewibawaan Taliban dalam Kabul selaku halal, maka menyimpul tali diplomatik dengannya (seakan-akan yg berjalan dalam abad lewat). Tetapi Pakistan pun mau meminta bahwa penguasa dibentuk berkah perjanjian tenang maka bahwa itu menggantikan bertambah bermula hanya Taliban. Ini, ala gilirannya, mau sebagai lorek penjagaan Pakistan tentang buntut antarbangsa, seakan-akan suara miring diplomatik ataupun harapan denda sama organisasi finansial multilateral oleh memanggul sistem teroris.

Blog