Polisi Pakistan Tangkap Ketua Partai Islamis Radikal pada Lahore – The Diplomat

Polisi Pakistan Tangkap Ketua Partai Islamis Radikal pada Lahore – The Diplomat

The Pulse | Politik | Asia Selatan

Saad Rizvi ditangkap pada timur metropolis Lahore menjelang “memelihara perintah dengan keteraturan.”

Polisi Pakistan Senin merejeng komandan pihak ketatanegaraan Islam ekstrem sehari selepas doski merusuhkan penguasa bersama-sama penentangan seandainya kagak mengusir caraka lebar Prancis bagi pengisahan Nabi Muhammad.

Saad Rizvi ditangkap pada timur metropolis Lahore menjelang “memelihara perintah dengan keteraturan,” kecek Ghulam Mohammad Dogar, hulu petugas keamanan Lahore.

Rizvi merebut penguasa menjelang menjulang segala apa yg doski katakan demi keterikatan yg dibuat ala kamar Februari menjelang partainya menjelang mengusir kurir Prancis sebelum 20 April bagi proklamasi pengisahan Nabi Islam pada Prancis.

Pemerintah menggambarkan saja berkomitmen menjelang berdiskusi soal tertulis pada DPR.

Dogar kagak mempersembahkan rincian makin berumur mengenai penahanan tertulis, yg bersama-sama banter mengundang teguran mulai perdua penganut Rizvi yg tiba bergabung pada kental instansi transenden pihak menjelang menunaikan penentangan.

Menikmati kolom ini? Klik pada sini menjelang berlangganan menjelang susukan peres. Hanya $ 5 sebulan.

Bentrokan kunjung timbul pada Lahore tenggang petugas keamanan dengan penganut Rizvi, yg pun menunaikan muncul menanggung pada tepian indung metropolis Islamabad, merembet celas-celus dengan merepotkan penunggu. Pengunjuk menanggung pun menghalangi sekitar titian pada metropolis persinggahan kidul Karachi dengan sarung asing pada kawasan itu, menaikkan kecemasan mau kekejian pada sentral lonjakan persoalan virus korona pada Pakistan.

Rizvi bertambah demi komandan pihak Tehreek-e-Labiak Pakistan ala November selepas janji mendadak ayahnya, Khadim Hussein Rizvi.

Pendukung Rizvi sebelumnya membentuk perbuatan kekejian pada Pakistan menjelang menekan penguasa semoga kagak mencabut kanon penistaan ​​pedoman yg polemis pada kawasan itu.

Partai merindukan penguasa memboikot rakitan Prancis dengan mengusir caraka lebar Prancis meneladan sebahat yg ditandatangani penguasa bersama-sama sisi Rizvi ala Februari arkian.

Tehreek-e-Labiak dengan partai-partai Islam lainnya mengomentari Presiden Prancis Emmanuel Macron semenjak Oktober warsa arkian, bersama-sama menggambarkan doski menyedang menunggui parodi Nabi Muhammad demi kemandirian berekspresi. Komentar Macron bertambah selepas seorang anak muda Muslim mengabung hulu seorang widyaiswara pondok pesantren Prancis yg sudah mengekspos parodi Nabi Muhammad pada bagian. Gambar-gambar itu sudah diterbitkan kembali sama buku satir Charlie Hebdo menjelang membubuhi cap permulaan persidangan bagi agresi memukul warsa 2015 kepada proklamasi parodi khalis. Itu melancarkan terbakar memunjung Muslim pada Pakistan dengan pada sarung asing yg yakin pengisahan itu memaki.

Partai Rizvi selaku kondang bernas pengangkatan federal Pakistan 2018, berkampanye mengenai homo- soal: menunggui kanon penistaan ​​pedoman yg polemis pada kawasan itu, yg menggemakan tentangan modar pecah sapa juga yg mencela Islam.

Ia pun memegang cerita menunaikan penentangan dengan perbuatan melendeh menjelang menekan penguasa semoga mendapat tuntutannya. Pada November 2017, massa Rizvi menggelar penentangan dengan perbuatan melendeh sewaktu 21 musim selepas acuan mengenai ketulusan Nabi Muhammad dihapus mulai pustaka lembar isian tadbir.

Blog